167b399f59ac6de5ba0afc6607776d563c6b234d54145e4f8a Urutan Pangkat Polisi Indonesia (POLRI) | Kuntapa Blog

Urutan Pangkat Polisi Indonesia (POLRI)

Pangkat Polisi Indonesia - Kali ini kami akan memberikan informasi sedikit tentang kepangkatan di Kepolisian RI. Tujuannya adalah hanya ingin sharing mengenai urutan pangkat polisi di Indonesia. Silahkan disimak urutan pangkat Polisi di bawah ini dimulai dari yang paling rendah :

1. Tamtama

Tamtama dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)..
- Ajun Brigadir Polisi
- Ajun Brigadir Polisi Satu
- Ajun Brigadir Polisi Dua
- Bhayangkara Kepala
- Bhayangkara Satu
- Bhayangkara Dua

Masing-masing jabatan di atas memiliki lambang seperti di bawah ini :
Logo Tamtama Polri2. Bintara
Bintara dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)..
- Brigadir Polisi Kepala
- Brigadir Polisi
- Brigadir Polisi Satu
- Brigadir Polisi Dua
Logo Bintara Polri3. Bintara Tinggi
Bintara tinggi dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)
- Ajun Inspektur Polisi Satu
- Ajun Inspektur Polisi Dua
Pangkat Bintara Tinggi Polisi4. Perwira Pertama (Pama)
Perwira pertama dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)
- Ajun Komisaris Polisi
- Inspektur Polisi Satu
- Inspektur Polisi Dua
Pangkat Pama Polisi Indonesia5. Perwira Menengah
Perwira menengah dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)
- Komisaris Besar Polisi
- Ajun Komisaris Besar Polisi
- Komisaris Polisi
6. Perwira Tinggi
Perwira tinggi dibagi lagi menurut urutannya(dari tinggi ke rendah)
- Jenderal Polisi
- Komisaris Jenderal Polisi
- Inspektur Jenderal Polisi
- Brigadir Jenderal Polisi

Itulah informasi mengenai urutan pangkat kepolisian republik Indonesia. Dan ada kabar gembira untuk anda yang ingin menjadi anggota polri, dimana telah dibuka lowongan Brigadir Polri yang dapat dilihat di www.penerimaan.polri.go.id . Sekian informasi dari kami, semoga bermanfaat untuk anda.

11 komentar

Pesan Untuk Polisi
saya penduduk kota medan, di medan polisi seperti setan. kenapa ? di sini, halal bagi polisi langgar lampu merah. disini halal bagi polisi mengancam mau menambrak kendaraan sepeda motor yang berjalan di sebelah kiri/bukan jalur mendahului. dengan baju kepolisian coklat dengan mobil senia putih tanpa lampu sirene, mungkin mobil pribadi datang terburu-buru jam 10 pagi mungkin kapolda atau kapolri datang mendadak ternyata anggotanya kocar-kacir di jalan. di medan anda bisa menemui harga tilang tanpa helm 20 ribu, jika dua orang jadi 40 ribu. hanya dimedan anda juga dapat menawar dari 40 ribu jadi 20 ribu. di medan anda akan sulit bedakan mana pohon palem dengan polisi sembunyi. karena disimpang jalan juanda polisi sembunyi & mengintip di belakang pohon palem. di medan, anda akan melihat rakyat biasa ditilang sedangkan kawannya pakaian polisi yang tanpa helm lewat hanya modal klekson dibiarkan lewat. atau hanya di medan anda bisa menemukan jam 6 sore polisi lalulintas sudah pulang sedangkan lalulintas sangat macet, muncullah pahlawan sekitar, preman polisi 100, hanya yang bayar uang yang dilewatkannya, kemana polisi lalulintas. lalu hanya di medan anda akan temukan ketika pejabat setingkat kepala bagian lewat, lampu trafik lalulintas diputus oleh polisi lalulintas, ketika rombongan lewat lampu merah kembali dihidupkan. tepatnya di simpang juanda-polonia. hanya di medan, ketika ada orang yang ditilang diajak ke belakang pos polisi, disana tawar menawar terjadi. kejadian itu di simpang jalan s parman & jalan sudirman. lalu anda juga akan melihat polisi bergerombolan duduk di kedai tuak, daerah itu namanya selambo, tiap hati ada mobil patroli polisi parkir di depan kedai tuak, kadang dari pagi anggota polisi sudah minum tuak di medan. atau hanya di medan, ketika anak anggota DPD mengurus SIM kami warga biasa dilangkahi, inisial anggota DPD itu R S, dari sumatera utara. orang ini lumayan terkenal & punya aset banyak. kami rakyat medan hanya jadi sapi perah dari puluhan jebakan tilang. lalu dimanakan PROPAM, inilah kisahku yang ku alami hidup di medan menghadapi polisi dengan seribu jebakan. di medan , aku sulit bedakan mana preman & polisi. karena sama-sama kasar & suka palaki orang dengan tilangnya. di medan ketika kami protes maka polisi akan mengajak kami ke rambu lalulintas yang dilanggar dengan terlebih dahulu menggeser daun dari pepohonan yang menutupi rambu lalulintas itu, kejadian itu bisa anda dapatkan di jalan pandu-jalan cirebon, ada rambu dilarang belok kiri yang tertutup pohon, sedangkan di balik jalan anda akan menemukan 2 atau 3 orang polisi mengintip anda, waspadalah. atau dengan kesadaran tinggi ada masyarakat yang memasang rambu jalan dilarang berbelok dengan spidol & karton di jalan sm raja menuju jalan juanda, pasti orang ini sudah pernah kena hisap vampire jebakan. karena di seberang jalan ada 4 orang polisi duduk-duduk disekitar pos polisi menanti kesalahan yang membawa rezeki. atau hanya di medan rombongan pawai produk dikawal polisi sedangkan anggota pawai tidak pakai helm di dilindungi & diberi jalan terlebih dahulu sama polisi, atau mobil vorrider atau sepeda motor vorrider sekarang jadi buka bisnis iring-iringan mobil pengantin, untuk inikah saya bayar pajak kepada pemerintah, untuk berhenti/menepi menunggu iringan vorrider membawa mobil penganti lewat atau rombongan karyawan swasta yang studi tour lewat. inilah wajah polisi kota medan, bagaimana dengan kota anda ?
namaku yohannes, tiap hari aku dikutipin pajak sama pemerintah tapi inilah hasil kelakuan aparat polisi yang ku terima.

Reply

gak semua yg kayak gitu kebanyakan polantas

Reply

Tidak semua aparat seperti itu, saya juga pernah hanya diberi pembinaan karena melanggar lampu merah, meski memang kebanyakan "damai" karena memang melakukan pelanggaran. Seandainya biaya tilang bisa dibayar melalui atm atau online, pasti akan bermanfaat menambah pemasukan bukan pajak dan mengurangi pungli. Pekerjaan apapun PASTI ada oknum. Yang pasti, Saat pagi disenyumi manis oleh polwantas, bright my day!

Reply

Wkwkwkwk....baru nyadar, aq hmpir pernah kena smua itu... :D , bahkan dlu smpet punya fotony lg tawar menawar..

Reply

Tidak semua begitu.. Klo ℳά̲υ͡ jujur ϑȋ̊ instansi manapun pasti àϑá oknum Ɣªήğ tidak bertanggung jawab.Jãϑî sebaiknya jangan menjudge oknum dalam keseluruhan instansinya.

Reply

memang tidak semuanya seperti itu akan tetapi rata rata oknum polisi yang seperti itu klo di kota medan

Reply

Tidak semua begitu, karena masih ada 1% yang baik....POLISI BEDEBAH jumlahnya cuma 99% dari semua anggota POLISI....yang 1 % itu : POLISI TIDUR , Patung Polisi, jadi...masih lumayanlah...

Reply

Hαllααhƕ... Polisi mah rata2 hampir di tiap daerah tuh kayak gitu. Ini lho saya di Gorontalo pernah ngerasain kelakuan polisi k̲̅αƴα' ϑΐ medan itu. Menurut saya Polisi paling semena2 itu yang dibagian lantas. Bermodalkan baju seragam untuk dapatkan isi kantong. Aturan lalau lintas bila di langgar, dendanya nggak masuk kas negara tapi kantong polantas. Mereka tuh Uϑah di gaji sama negara, dapat uang sogokan lağí dari hasil tilang. Sungguh negara benar2 rugi. Begitupun polisi bagian penyidik. Kalo ada dua pihak ƴaиg bermasalah, mereka tuh berusaha mendamaikan tapi caranya licik. Karena bisa dapat uang dari kedua belah pihak yang bermasalah. Wesss...pokoknya bagi aku tuh polisi adalah instansi/badan terkorup di indonesia.

Reply

Betull gann, di jakartaa sebagian besarvyang diceritakan terjadi kok

Reply

tdk smua polisi begitu..
Aku prnh knl dgn nama nya briptu ganda tugas di nias, malah kebalikannya dia sgt membantu/ menolongku..

Reply

wah sama, saya tinggal di batam, dan di batam ini juga cukup ekstrem polisinya, terutama di lampu merah simpang jam dan beberapa titik lainnya, biasanya di jam2 makan atau pulang kerja, itu selalu polisi sudah siaga di pinggir jalan menggeber geber gas ninja atau motor cross nya, lewat sedikit dari garis, sudah di priiit, geser sedikit kaca spion dan keliatan mreka, langsung di priit dan di kejar, apalagi kalau anak2 yang bawanya agak laju sedikit, langsung melesat polisi ber ninja itu mengejarnya, padahal anak2 itu tinggal di sekitar situ dan hanya mengantarkan motor untuk bapaknya yg kerja di toko bunga. Sedih melihatnya, saya bukan siapa2, tapi saya pemerhati lingkungan juga ketika sore2 lelah pulang dari PT, pemandangan itu yang kerap terjadi. Jika ingin berwibawa di bawah naungan bakti Indonesia, saya sarankan seperti keponakan saya saja, jadi polisi militer / masuk akmil, pangkatnya hanya serma, tapi dihargai banyak org dan disegani polisi, saya rasa itu lah pilihan bagus untuk berbakti pada negara

Reply

Post a Comment